Ketikan satu persatu penuhi dengan makna
Jari tidak peda namun tajam jika digunakan sebagai penyebar fitnah
Biarlah awal bertemu ujung dengan sendirinya, tanpa kita harus menyalurkan nya
Dunia terasa kejam, karena ulah kita sendiri
Kembalikan pikiran pada hati
Sekecil apapun keimanan kita di dalam hati, tidak akan pernah mengajak kita dalam keburukan.
Tetapkan diri kita untuk lebih bermanfaat bagi orang lain.
Manfaat nya kita bagi orang lain akan lebih bermanfaat lagi bagi kita sendiri
Tetap lah menjadi baik, Walau kondisi tidak membaik.
@hotimsn
Teks bolak balik
Kamis, 27 Juni 2019
Jumat, 26 April 2019
Catatan_hotimsn
Titik rapuh
Kini kutemukan titik rapuh
Saat tahu diri ini banyak berbuat dosa
Kini tak lagi kutemukan jalan terangnya dunia
Saat hati hanya ada rasa kebencian
Dan kini yang ku peroleh hanyalah penyesalan
Dan saatnya aku harus kembali menyusuri tangga keindahan
Sulit, memang harus ku jalankan
Demi pencapaian perubahan diri
Ujian terus menghampiri tapi tak mengapa harus bisa ku lewati
Demi mendapatkan ridho sang ilahi
Hotim🤗
Kini kutemukan titik rapuh
Saat tahu diri ini banyak berbuat dosa
Kini tak lagi kutemukan jalan terangnya dunia
Saat hati hanya ada rasa kebencian
Dan kini yang ku peroleh hanyalah penyesalan
Dan saatnya aku harus kembali menyusuri tangga keindahan
Sulit, memang harus ku jalankan
Demi pencapaian perubahan diri
Ujian terus menghampiri tapi tak mengapa harus bisa ku lewati
Demi mendapatkan ridho sang ilahi
Hotim🤗
Selasa, 16 April 2019
Puisi_taubat
Terimalah Taubatku
Malam yang sepi ini menjadi saksi..
Sujud penyesalan ku kepada engkau ya robbi..
Terbayang tiap lembar-lembar masa silam.
Tentang segala dosa yang berusaha ku bayar.
Sujud penyesalan ku kepada engkau ya robbi..
Terbayang tiap lembar-lembar masa silam.
Tentang segala dosa yang berusaha ku bayar.
Ku cucurkan air mata wujud kesungguhan ku.
Bukti dari keinginan dan niat taubat ku.
Ku tau dosa ku ibarat bulir-bulir debu.
Ku sadar noda ku ibarat pasir-pasir di tepi lautan.
Tapi aku percaya.. Sifat pengampun mu lebih besar mengalahkan luasnya jagad raya.
Bukti dari keinginan dan niat taubat ku.
Ku tau dosa ku ibarat bulir-bulir debu.
Ku sadar noda ku ibarat pasir-pasir di tepi lautan.
Tapi aku percaya.. Sifat pengampun mu lebih besar mengalahkan luasnya jagad raya.
Do’a ku semakin lirih terdengar dalam cekat kata ku.
Tangis ku semakin pilu dalam rasa takut akan murkamu.
Aku berusah kembali ke jalan MU setelah lama jiwa ini tersesat.
Aku berusaha menggapai rahmat mu setelah sekian lama diri ini tenggelam di lautan dunia.
Tangis ku semakin pilu dalam rasa takut akan murkamu.
Aku berusah kembali ke jalan MU setelah lama jiwa ini tersesat.
Aku berusaha menggapai rahmat mu setelah sekian lama diri ini tenggelam di lautan dunia.
Aku kembali ya robb..
Membawa raga rapuh dan jiwa yang kotor.
Berusaha membersihkan diri dengan siraman rahmat mu.
Berilah hamba kesempatan tuk tebus kesalahan di masa silam.
Berilah hamba waktu sebelum engkau mencabut paksa nyawa ku.
Membawa raga rapuh dan jiwa yang kotor.
Berusaha membersihkan diri dengan siraman rahmat mu.
Berilah hamba kesempatan tuk tebus kesalahan di masa silam.
Berilah hamba waktu sebelum engkau mencabut paksa nyawa ku.
Ya robb..
Aku tau engkau maha kaya atas segala hal.
Hingga tak mungkin aku merayu MU dengan segala harta yang ku punya.
Aku tau engkau maha kuasa atas segala isi jagad raya.
Hingga tak mungkin aku merayu MU dengan rendahnya tahta dunia.
Tapi aku juga tau Engkau maha mengetahui akan segala sesuatu.
Maka terimalah taubat ku.
Ampunilah semua khilaf ku.
Karena engkau pasti tau, betapa besar dan tulusnya penyesalan ku..
Aku tau engkau maha kaya atas segala hal.
Hingga tak mungkin aku merayu MU dengan segala harta yang ku punya.
Aku tau engkau maha kuasa atas segala isi jagad raya.
Hingga tak mungkin aku merayu MU dengan rendahnya tahta dunia.
Tapi aku juga tau Engkau maha mengetahui akan segala sesuatu.
Maka terimalah taubat ku.
Ampunilah semua khilaf ku.
Karena engkau pasti tau, betapa besar dan tulusnya penyesalan ku..
Langganan:
Postingan (Atom)